Siapa yang tak kenal kaos oblong…? Dari anak Kecil sampai orang dewasa pasti punya kaos oblong polos. Asal usul kaos oblong sebenarnya belumlah terlalu panjang. Kaos Oblong baru muncul antara akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20.
Kaos oblong polos berbahan katun biasanya dipakai oleh tentara Eropa sebagai 'pakaian dalam' (di balik seragam), dikarenakan teksturnya yang fleksibel dan bisa dipakai sebagai pakaian luar jika mereka beristirahat di udara siang yang panas.Kaos oblong polos mulai dikenal di seluruh dunia lewat John Wayne, Marlon Brando dan James Dean yang memakai pakaian dalam tersebut untuk pakaian luar dalam film-film mereka. Dalam A Streetcar Named Desire (1951) Marlon Brando membuat gadis-gadis histeris dengan kaos oblong polosnya yang sobek dan membiarkan bahunya terbuka.
Screenprint di Kaos Oblong
Teknologi screenprint di atas kaos katun baru dimulai awal tahun “60-an dan setelah itu barulah bermunculan berbagai bentuk kaos oblong baru, seperti tank top, muscle shirt, scoop neck, v-neck, dll.Lewat Kaos oblong kita dapat mengkomunikasikan berbagai hal, seperti contohnya :
- Lokasi Tempat atau Identitas Sosial (Negara, Tempat Wisata – Ancol, Pantai Kuta)
- Bisnis (Nikon, Apple, Facebook)
- Team (Barcelona, Real Madrid)
- Konser atau Acara Kesenian (Hardrock)
- Komoditas yang dianggap bernilai (Vespa, Harley Davidson)
- Atau banyak juga yang berupa Slogan (kaos-kaos Dagadu, Joger)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar